Selasa, 07 Juli 2009

Ada untukmu

Tekadku goyah,
Runtuh dan musnah.
Pelita itu seakan semu.
Memanggil2 harapku.

Aku menggigil.
Bukan karna dingin menembus kulit.
Bukan pula karna bibir ini tergigit.
Namun karna hatiku terjepit.

Terjepit diantara dua benua keindahan.
Yang keduanya tampak sejuk namun menyilaukan.
Jelaskan padaku!
Apa arti diri ini bagimu.
Jika harap mampu kupinta.
Sadarilah bahwa aku ada.
Aku ada untukmu.

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com